Harga Komoditas Mulai Melonjak, Pengamat sebut Pemerintah Teledor - REDAKSI BARU amp-fx-flying-carpet

Harga Komoditas Mulai Melonjak, Pengamat sebut Pemerintah Teledor

Reporter :

Kamis, 3 Maret 2022 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bright Gas.

Bright Gas.

Advertisements

Jakarta, REDAKSIBARU.ID – Beberapa waktu belakangan ini banyak komoditas kebutuhan pokok harganya mulai melonjak. Seperti minyak goreng, kedelai dan kali ini LPG non subsidi.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menilai bahwa ini merupakan keteledoran pemerintah dalam pengawasan dan penindakan terhadap oknum.

“Ini kan jadi banyaknya penunggang bebas kayak penimbun itu harusnya diproses secara hukum, secara keras, apalagi di situasi pandemi ini,” jelas dia dikutip dari JawaPos, Kamis (3/3/2021).

Apalagi kenaikan ini terjadi secara berbarengan, ini tentunya memunculkan kecurigaan publik terhadap pengendalian harga kebutuhan pokok di pasaran.

Pemerintah diminta agar memiliki kemauan lebih dalam menurunkan harga pangan ini.

“Yang punya kapasitas memperbaiki itu adalah pemerintah,” tutur dia.

BACA JUGA:  Kini Penyelidikan, Pimpinan KPK Diduga Terima Gratifikasi dan Suap

Trubus menilai pemerintah perlu konsisten dalam menjalankan kebijakan, seperti segera melakukan intervensi apabila ada lonjakan harga yang tidak wajar.

Kata dia, jika seperti ini terus masyarakat dapat ‘mati’ perlahan.

“Yang punya kekuasaan itu kan pemerintah, jadi harus mereka yang mengatur, kalau diserahkan sama pasar ya terjadi seperti ini, yang lemah makin tidak bertahan, sementara yang kaya itu tidak masalah,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Indonesia Siap Perkuat Kerja Sama dengan Korea Selatan

Indonesia memiliki landasan UUD 1945, di mana tertulis didalamnya adalah mencapai masyarakat adil dan makmur.

Melihat kondisi saat ini, hal tersebut jauh dari filosofi bangsa.

“Sekarang negara sudah mau diarahkan ke kapitalistik, mengarah kesana, jadi yang punya untung itu yang punya modal. Itu harusnya negara melarang, UU monopoli kan ada, itu perlu ditegakkan semua,” pungkasnya.

Editor :

Berita Terkait

Melalui upaya Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Bantaeng Buka Rakor HLM TPID 2024
Kapolres Bantaeng Jenguk Personil yang Dirawat di Rumah Sakit
Kapolres Bantaeng Ajak Insan Pers Jaga ‘Kesejukan’ Pemberitaan Jelang Pemilu
Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024
Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini
Jelang Minggu Tenang, KPU-Bawaslu Beri Peringatan Berikut Ini
Drs. Satuhang Dg. Se’re Caleg Partai Ummat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya
SDY Kampanyekan Pemilu Damai di Bateballa Bantaeng

Berita Terkait

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:04 WIB

Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024

Jumat, 2 Februari 2024 - 11:13 WIB

Drs. Satuhang Dg. Se’re Caleg Partai Ummat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Kamis, 1 Februari 2024 - 18:31 WIB

SDY Kampanyekan Pemilu Damai di Bateballa Bantaeng

Sabtu, 27 Januari 2024 - 07:33 WIB

Putri Dakka Tak Datang Menjadi Caleg Janji Mu Taroe

Jumat, 26 Januari 2024 - 12:55 WIB

Tokoh Masyarakat Desa Kayuloe Bantaeng, Ajak Warga Dukung SDY

Senin, 22 Januari 2024 - 17:00 WIB

Optimis Golkar Menang di Pangkep, HMS : Kami Intens Kerja-kerja Sosial

Senin, 22 Januari 2024 - 14:07 WIB

Tak Mau Kesusu soal Pilkada, Andi Ugi : Beri Ruang Bagi yang Lebih Muda

Minggu, 21 Januari 2024 - 16:15 WIB

PPP Optimis Lolos Ambang Batas, Andi Ugi : Kita Selalu Bisa Lewati

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kapolres Bantaeng Jenguk Personil yang Dirawat di Rumah Sakit

Sabtu, 17 Feb 2024 - 15:46 WIB

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Neo's Daily

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Minggu, 11 Feb 2024 - 11:48 WIB