Google Blokade Pendapatan Iklan di Kanal Media Rusia, Termasuk YouTube - REDAKSI BARU amp-fx-flying-carpet

Google Blokade Pendapatan Iklan di Kanal Media Rusia, Termasuk YouTube

Reporter :

Minggu, 27 Februari 2022 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Google.

Google.

Advertisements

Redaksibaru.ID – Perusahaan teknologi Google Alphabet Inc mengambil langkah yang sama seperti Faceebok dengan melarang saluran media milik Rusia, RT, dan saluran lainnya untuk menerima uang yang dihasilkan dari iklan di situs web, aplikasi dan video YouTube mereka, setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Dikutip dari Reuters.com, unit YouTube Google mengatakan akan menghentikan kemampuan sejumlah saluran Rusia untuk memonetisasi di YouTube.

Hal ini termasuk beberapa saluran Rusia yang berhubungan dengan sanksi yang diberikan pihak Uni Eropa dan Amerika Serikat baru-baru ini.

Google juga melarang media yang didanai pemerintah Rusia menggunakan teknologi iklannya untuk menghasilkan pendapatan di situs web dan aplikasi mereka sendiri.

Juru bicara Google, Michael Aciman mengatakan, media Rusia tidak dapat membeli iklan melalui Google Tools atau memasang iklan di layanan Google seperti Gmail.

“Kami secara aktif memantau perkembangan baru dan akan mengambil langkah lebih lanjut jika diperlukan,” kata Aciman.

Pada hari Rabu (23/2/2022) Uni Eropa memberikan sanksi terhadap beberapa tokoh berpengruh di Rusia, termasuk Margarita Simonyan yang menjabat sebagai pemimpin redaksi RT dan tokoh sentral dari propaganda Rusia.

BACA JUGA:  Bupati Bantaeng Hadir di Kanwil Kemenkumham Sulsel

Juru Bicara YouTube, Farshad Shadloo mengatakan video dari media yang terpengaruh akan jarang muncul dalam rekomendasi video yang harus ditonton pada platform tersebut.

Shadloo menambahkan, RT dan beberapa saluran lain tidak dapat diakses di Ukraina, setelah permintaan pemerintah Ukraina.

Sabtu kemarin, Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhailo Fedorov mengatakan melalui akun Twitter-nya bahwa dia telah menghubungi YouTube untuk memblokir saluran propaganda Rusia seperti Russia 24, TASS dan RIA Novosti.

BACA JUGA:  Polri-TNI Janji Segera Temukan Cara Bebaskan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Papua

Namun YouTube menolak untuk mengidentifikasi saluran-saluran Rusia mana saja yang mendapat pembatasan.

Selama bertahun-tahun, Google mendapat desakan untuk mengambil tindakan lebih lanjut pada saluran yang berhubungan dengan pemerintah Rusia, karena dikhawatirkan akan menyebarkan informasi yang salah dan mencegah mereka mengambil keuntungan dari iklan.

Peneliti digital Omelas melaporkan Rusia menerima sekitar 7 juta dolar AS hingga 32 juta AS selama dua tahun hingga Desember 2018 dari hasil pendapatan iklan di 26 saluran YouTube yang didukungnya. []

Editor :

Berita Terkait

Melalui upaya Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Bantaeng Buka Rakor HLM TPID 2024
Kapolres Bantaeng Jenguk Personil yang Dirawat di Rumah Sakit
Kapolres Bantaeng Ajak Insan Pers Jaga ‘Kesejukan’ Pemberitaan Jelang Pemilu
Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024
Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini
Jelang Minggu Tenang, KPU-Bawaslu Beri Peringatan Berikut Ini
Drs. Satuhang Dg. Se’re Caleg Partai Ummat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya
SDY Kampanyekan Pemilu Damai di Bateballa Bantaeng

Berita Terkait

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:04 WIB

Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024

Jumat, 2 Februari 2024 - 11:13 WIB

Drs. Satuhang Dg. Se’re Caleg Partai Ummat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Kamis, 1 Februari 2024 - 18:31 WIB

SDY Kampanyekan Pemilu Damai di Bateballa Bantaeng

Sabtu, 27 Januari 2024 - 07:33 WIB

Putri Dakka Tak Datang Menjadi Caleg Janji Mu Taroe

Jumat, 26 Januari 2024 - 12:55 WIB

Tokoh Masyarakat Desa Kayuloe Bantaeng, Ajak Warga Dukung SDY

Senin, 22 Januari 2024 - 17:00 WIB

Optimis Golkar Menang di Pangkep, HMS : Kami Intens Kerja-kerja Sosial

Senin, 22 Januari 2024 - 14:07 WIB

Tak Mau Kesusu soal Pilkada, Andi Ugi : Beri Ruang Bagi yang Lebih Muda

Minggu, 21 Januari 2024 - 16:15 WIB

PPP Optimis Lolos Ambang Batas, Andi Ugi : Kita Selalu Bisa Lewati

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kapolres Bantaeng Jenguk Personil yang Dirawat di Rumah Sakit

Sabtu, 17 Feb 2024 - 15:46 WIB

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Neo's Daily

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Minggu, 11 Feb 2024 - 11:48 WIB