BNPB Catat Tiga Kabupaten di Sulsel Terdampak Gempa M7,4 - REDAKSI BARU amp-fx-flying-carpet

BNPB Catat Tiga Kabupaten di Sulsel Terdampak Gempa M7,4

Reporter :

Rabu, 15 Desember 2021 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu bangunan yang rusak akibat gempa di Flores Timur NTT. (Foto Humas BNPB)

Salah satu bangunan yang rusak akibat gempa di Flores Timur NTT. (Foto Humas BNPB)

Advertisements

Jakarta – Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat gempa bumi magnitudo (M) 7,4 yang terjadi pada Selasa (14/12/2021) kemrin dirasakan dan berdampak di tiga kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan, enam kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara dan sembilan kabupaten di Provinsi NTT.

Adapun rincian wilayah tersebut meliputi Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ende dan Kabupaten Ngada di Provinsi NTT.

Kemudian Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Bulukumba dan Kota Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya adalah Kabupaten Muna, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Baubau, Kabupaten Buton Selatan dan Kabupaten Wakatobi di Provinsi Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA:  Pasien RSUD Bantaeng Diminta Tenang, Peringatan Dini Tsunami Berakhir

Kabupaten Kepulauan Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan, masih menjadi wilayah yang paling banyak melaporkan kerusakan bangunan rumah akibat terdampak gempa bumi magnitudo 7,4 yang terjadi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/12).

“Data yang dihimpun Pusdalops BNPB per pukul 22.15 WIB, kerusakan rumah yang sudah terdata sebanyak 346, yang mana dari angka tersebut, 134 rumah mengalami rusak berat dan 212 lainnya rusak ringan. Selain itu, ada tiga unit gedung sekolah, dua tempat ibadah, satu rumah jabatan kepala desa dan satu pelabuhan rakyat juga terdampak gempa bumi yang berpusat di 7.59 LS dan 122.24 BT,” kata Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/12/2021).

BACA JUGA:  Peran PKK Sulsel: Edukasi Pentingnya Pemberian ASI bagi Anak

Sementara itu, hingga siaran pers ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Akan tetapi, data korban luka yang dilaporkan sebanyak tujuh orang, yang mana enam warga Kabupaten Kepulauan Selayar dan satu warga Kabupaten Manggarai di NTT.

Di sisi lain, menurut laporan dari BPBD Kabupaten Sikka, terdapat warga Kabupaten Sikka yang mengungsi sebanyak 770 orang dengan rincian, ada 320 orang mengungsi di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, kemudian 150 orang di Gedung SIC dan 330 lainnya di Aula Rumah Jabatan Bupati Sikka di NTT.

BMKG Catat Gempa Susulan hingga 120 kali

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga sejauh ini telah mencatat adanya gempa bumi susulan (aftershock) hingga 120 kali.

BACA JUGA:  Buron Pedofil di Bantaeng Ditangkap di Kalimantan

Dari keseluruhan gempa bumi susulan itu, BMKG mencatat sedikitnya ada lima gempa bumi yang memiliki magnitudo di atas M5, yakni M5,6 pada pukul 10.41 WIB, M 5,5 pada pukul 10.47 WIB, M 5,0 pada pukul 12.46 WIB, M 5,4 pada pukul 15.31 WIB dan M 5,2 pada pukul 15.57 WIB.

Menyikapi rangkaian gempabumi susulan tersebut, BNPB mengimbau kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah terdampak agar tidak panik namun tetap waspada.

Masyarakat juga diminta untuk melihat kondisi rumahnya masing-masing, apabila terdapat kerusakan struktur seperti dinding retak terbuka, plafon atap bergeser dan tiang rumah rusak, sebaiknya tidak tinggal di rumah sementara waktudan dapat mengungsi ke rumah kerabat, saudara atau tempat evakuasi sementara yang disediakan oleh instansi dan otoritas setempat. []

Editor :

Berita Terkait

Potensial! Warga Bantaeng Minta Jabal – Ismail Maju di Pilkada Bantaeng
Pj. Bupati Bantaeng Sholat ied Bersama Masyarakat
Di Tiga Lokasi, Pj. Bupati Bantaeng Pantau Pos PAM OPS Ketupat
Dukung Aksesibilitas Arus Mudik Lancar, PUPR Bantaeng Lakukan Langkah Ini
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pj. Bupati Bantaeng Pantau Pos PAM OPS Ketupat
Huadi Group Fasilitasi Hadiah Lomba Festival Ramadhan di Desa Borongloe
Kwarcab Pramuka Bantaeng Respon Keputusan Menteri Nadiem
Polres Bantaeng Siapkan 3 Pos Pengamanan Jelang Mudik
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 April 2024 - 15:07 WIB

Pj. Bupati Bantaeng Sholat ied Bersama Masyarakat

Rabu, 3 April 2024 - 14:39 WIB

PJ Bupati Hadiri Apel Gelar Pasukan Polres Bantaeng 

Selasa, 2 April 2024 - 11:43 WIB

Pj. Bupati Bantaeng Hadiri FGD dan Buka Puasa Bersama di Jakarta

Sabtu, 30 Maret 2024 - 14:00 WIB

KPU Bantaeng Gelar Doa Bersama Yatim Piatu di Pondok Pesantren DDI Mattoanging

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:49 WIB

Pemerintah Kabupaten Bantaeng Peringati Malam Nuzulul Qur’an 1445 Hijriyah

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:41 WIB

Buka Puasa Bersama, Pj. Bupati Bantaeng Harap Saling Dukung Kemajuan Daerah

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:15 WIB

Jelang Pilkada Serentak Tahun 2024, Pemkab Bantaeng Ikuti Rakor Bersama Kemendagri

Selasa, 26 Maret 2024 - 12:01 WIB

Pastikan Karyawan Sehat, Huadi Group Gelar Skrining Kesehatan DM

Berita Terbaru

Neo's Daily

Pj. Bupati Bantaeng Sholat ied Bersama Masyarakat

Rabu, 10 Apr 2024 - 15:07 WIB

Neo's Daily

Di Tiga Lokasi, Pj. Bupati Bantaeng Pantau Pos PAM OPS Ketupat

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:16 WIB

Artis

BREAKING NEWS: Komika Babe Cabita Meninggal Dunia

Selasa, 9 Apr 2024 - 10:03 WIB