Film Syahadat, Persembahan Milenial Butta Toa di Hari Jadi Bantaeng | REDAKSI BARU         Press "Enter" to skip to content

Film Syahadat, Persembahan Milenial Butta Toa di Hari Jadi Bantaeng



Bantaeng – Sebuah film produksi Beras Batar Production akan segera ditayangkan. Film pendek yang disutradarai oleh Abdul Kadir Jailani tersebut digarap untuk menyambut hari Jadi Kabupaten Bantaeng, yang diperingati tiap 7 Desember.

Film karya anak muda atau generasi millenial Kabupaten bertajuk Butta Toa ini berdurasi 1 jam 30 menit. Naskahnya ditulis oleh pemeran utama dalam film tersebut, Shinta Trishap.

Proses pembuatan film Syahadat

Shinta, begitu ia sering disapa memang kerap kali menghadirkan karya-karya bidang perfilman. Kali ini karyanya kembali hadir seiring hari jadi Butta Toa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemutaran perdana kami akan laksanakan setelah hari jadi Kab. Bantaeng karena moment yang pas jadi kami ikut sertakan dalam rangkaiannya,” Ucap Shinta saat dikonfirmasi, Sabtu, 4 Desember 2021.

Shinta Trishap

Ia membeberkan terkait film Syahadat yang ia garap, merupakan karya yang terinspirasi dari kisah-kisah nyata yang ia saksikan.

Film ini mengandung banyak nilai-nilai moral yang saat ini banyak terabaikan khususnya di kalangan pemuda.

Melalui film tersebut, Shinta berharap para generasi muda bisa merefleksi kembali bagaimana moralitas yang saat ini perlahan tergerus.

Proses syuting film ini memakan waktu hingga 2 bulan lamanya. Melibatkan pemain bertalenta dalam daerah Kabupaten Bantaeng sendiri, juga beberapa tokoh publik yang dikenal sebagai selebgram dan semacamnya dari daerah Jeneponto dan Bulukumba.

“Film Syahadat ini berbicara tentang emosi sebuah cinta, layakkah atau tidak, menentang aturankah atau tidak. Semacam itu, intinya banyak pesan di dalamnya saya berharap penonton bisa kembali memberi makna sendiri setelah menyaksikan,” tutupnya. []

Komentar