Mengenal Keunikan Wisma dr. Soedjono di Desa Wisata Tete Batu - REDAKSI BARU amp-fx-flying-carpet

Mengenal Keunikan Wisma dr. Soedjono di Desa Wisata Tete Batu

Reporter :

Jumat, 26 November 2021 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

Lombok – Kawasan Wisata Tete Batu yang kini dikenal dengan Tete Batu memiliki banyak hal menarik di wilayahnya.

Kawasan yang terus mendulang kepopuleran inipun tentu berimbas pada berbagai industri pariwisata. Salah satunya seperti homestay atau penginapan, souvenir industri rumahan dan bahkan transportasi.

Salah satunya penginapan yang terkenal dan mengundang banyak perhatian adalah wisma dr. Soedjono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wisma yang berlokasi tepat di Tete Batu ini merupakan wisma peninggalan seorang tokoh nasional yang punya peran strategis dalam mengentaskan wabah penyakit kolera di Lombok Timur yakni, dr. Soedjono.

“Wisma dr Soedjono di Tete Batu ini dibangun oleh dokter pertama yang ada di Lombok Timur, yakni bapak mertua saya, dr. Soedjono,” ujar Hj. Surdini Soeweno, istri dari Raden Soeweno, anak dari dr Soedjono.

BACA JUGA:  Jokowi Marah! Menteri dan Pejabat Negara Pengadaan Barang dari Luar Negeri

Konon, bangunan wisma berarsitektur Eropa itu awalnya ditempati dr. Soedjono bersama istrinya. Namun sepeninggal beliau, rumah ini belakangan ditempati oleh anak pertamanya dr. Soedjono yakni Raden Soeweno.

Kendati Soedjono telah tiada namun masih banyak kerabatnya yang ingin berkunjung ke wisma tersebut. Mereka pun datang dan menginap di rumah itu sekaligus mengenang kembali masa-masa bersama yang dilewati dengan sang dokter.

Nah, keturunan dr. Soedjono yang sadar dengan banyaknya orang yang datang lalu pada tahun sekitar tahun 1970-an membangun sejumlah kamar penginapan di sekitar pesanggrahan sang dokter. Upaya pengembangan kemudian kembali dilakukan sekitar tahun 1980-an.

Diketahui sampai saat ini jumlah kamar yang ada di Wisma dr. Soedjono ada sebanyak 30 kamar. Kamar itu disewakan dengan harga masing-masing kamar berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp250 ribu, tergantung pada fasilitas dan luas dari kamar itu sendiri.

BACA JUGA:  Indira Yusuf Ismail Tekankan Pentingnya Pemahaman Digitalisasi bagi Penggerak UMKM

Wisma ini sudah banyak diketahui dan sering dikunjungi baik wisatawan domestik maupun internasional.

Selain mengenang sejarah dan kisah-kisah lama di wisma tersebut, pengunjun juga dimanjakan dengan adanya kolam renang besar untuk bersantai dan berenang.

Namun bencana gempa bumi yang sempat melanda Lombok pada tahun 2018 lalu ternyata berdampak negatif terhadap bisnis penginapan Wisma dr. Soedjono ini karena ada beberapa bangunan yang rusak sebagai imbas dari goncangan gempa dan hingga saat ini dikarenakan kondisi pandemi yang masih berlarut-larut serta proses perbaikan yang belum berjalan maka Wisma dr. Soedjono belum dibuka lagi untuk masyarakat umum menginap.

BACA JUGA:  Danny Pomanto Buka Peluang Kerja Sama-Investasi dengan Konsuler Baru Jepang

“Karena kondisi bangunan yang rusak akrena gempa, ditambah lagi pandemi Covid-19 ini, Wisma dr. Seodjono sementara tutup dulu untuk umum. Sambil anak saya juga sedang mempersiapkan proyek positif untuk Wisma ini nantinya. Jadi, sementara kita hanya terbuka untuk menyambut tamu yang ingin melihat wisma dari dekat serta usaha kafe yang kami jalankan,” ungkap Hj. Surdini.

Ia berharap agar kondisi segera membaik dan Wisma dr. Soedjono sebagai landmark pariwisata di Desa Wisata Tete Batu segera mendapatkan perhatian yang selayaknya dari pemerintah daerah. Sehingga kondisinya bisa pulih kembali, sekaligus bisa berfungsi lagi sebagai penginapan bersejarah yang harus diakui juga menjadi magnet pariwisata di Tete Batu. []

Editor :

Berita Terkait

Melalui upaya Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Bantaeng Buka Rakor HLM TPID 2024
Kapolres Bantaeng Jenguk Personil yang Dirawat di Rumah Sakit
Kapolres Bantaeng Ajak Insan Pers Jaga ‘Kesejukan’ Pemberitaan Jelang Pemilu
Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024
Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini
Jelang Minggu Tenang, KPU-Bawaslu Beri Peringatan Berikut Ini
Drs. Satuhang Dg. Se’re Caleg Partai Ummat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya
SDY Kampanyekan Pemilu Damai di Bateballa Bantaeng

Berita Terkait

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:04 WIB

Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024

Jumat, 2 Februari 2024 - 11:13 WIB

Drs. Satuhang Dg. Se’re Caleg Partai Ummat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Kamis, 1 Februari 2024 - 18:31 WIB

SDY Kampanyekan Pemilu Damai di Bateballa Bantaeng

Sabtu, 27 Januari 2024 - 07:33 WIB

Putri Dakka Tak Datang Menjadi Caleg Janji Mu Taroe

Jumat, 26 Januari 2024 - 12:55 WIB

Tokoh Masyarakat Desa Kayuloe Bantaeng, Ajak Warga Dukung SDY

Senin, 22 Januari 2024 - 17:00 WIB

Optimis Golkar Menang di Pangkep, HMS : Kami Intens Kerja-kerja Sosial

Senin, 22 Januari 2024 - 14:07 WIB

Tak Mau Kesusu soal Pilkada, Andi Ugi : Beri Ruang Bagi yang Lebih Muda

Minggu, 21 Januari 2024 - 16:15 WIB

PPP Optimis Lolos Ambang Batas, Andi Ugi : Kita Selalu Bisa Lewati

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kapolres Bantaeng Jenguk Personil yang Dirawat di Rumah Sakit

Sabtu, 17 Feb 2024 - 15:46 WIB

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Neo's Daily

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Minggu, 11 Feb 2024 - 11:48 WIB