Pasar Malam Dinonaktifkan, Taman Ria Diberi Keleluasaan - REDAKSI BARU amp-fx-flying-carpet

Pasar Malam Dinonaktifkan, Taman Ria Diberi Keleluasaan

Reporter :

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak lautan manusia di hari pertama Pembukaan Pasar Malam Bantaeng di Lapangan Hitam Pantai Seruni.

Nampak lautan manusia di hari pertama Pembukaan Pasar Malam Bantaeng di Lapangan Hitam Pantai Seruni.

Advertisements

Bantaeng – Aidil Adha, aktivis di Kabupaten Bantaeng, Sulsel, mengkritisi pelonggaran kegiatan pasar malam Taman Ria di Lapangan Hitam Pantai Seruni Bantaeng.

Sebab pedagang yang kerap melapak setiap malam minggu di kawasan tersebut, sempat dinonaktifkan lantaran dikhawatirkan menjadi klaster sebaran covid-19.

Namun pasar malam yang beroperasi selama kurang lebih sebulan itu, justru diberikan keleluasaan untuk beroperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dilihat dari sisi perbandingan antara pengunjung pasar malam dengan pasar cakar (pelapak mingguan), itu 10 kali lipat karena keberadaan pasar malam ini mengundang kabupaten-kabupaten tetangga berdatangan ke Kabupaten Bantaeng,” kata Aidil Adha kepada Redaksi Baru belum lama ini.

BACA JUGA:  Upacara HKN ke-59, Harap Jadi Momentum Kebangkitan Sistem Kesehatan
Spanduk imbauan penutupan sementara obyek wisata oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Sulsel.
Spanduk imbauan penutupan sementara obyek wisata oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Sulsel. (Tribunnews/Achmad Nasution)

“Kemudian, kenapa bisa pasar cakar itu dinonaktifkan sementara diberikan ijin untuk ini (pasar malam) yang memang pengaruhnya luar biasa untuk mengundang keramaian,” sambungnya.

Menurutnya, keberadaan pasar malam mengancam kesehatan masyarakat. Sebab, panitia pun mengakui bahwa banyak pengunjung yang masih membandel dengan tidak terapkan protokol kesehatan.

Terlebih, kata Aidil Adha, kehadiran pasar malam ini mengundang pengunjung berdatangan bukan hanya masyarakat Bantaeng, tetapi juga datang dari kabupaten tetangga.

“Bukan cuma masyarakat kabupaten Bantaeng, kabupaten tetangga juga pada berdatangan,” ujar Aidil.

Selain itu, dia juga menyinggung soal PAD pasar malam. Menurutnya, pedagang juga berkontribusi untuk daerah ini lewat pajak melapak di Lapangan Hitam.

BACA JUGA:  Salat Idul Adha 10 Juli, Berikut Imbauan Pemkab Bantaeng

“Soal PAD, pedagang cakar mingguan ini juga membayar pajak (retribusi). Penjual cakar kan membayar pajak. Kalau berpatokan bahwa kegiatan ini ada sumbangsihnya masuk untuk pajak, berarti lebih disuka itu pajak dari pada kondisi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Bahkan Aidil menyodorkan pertanyaan yang menohok untuk pemerintah. Kata dia, pemerintah memilih pajak atau kesehatan masyarakat.

“Yang mana kita pilih, pajak atau kondisi kesehatan masyarakat yang tidak bisa dijamin, bahwa ketika ada pasar tidak akan terjadi covid?, kecuali kalau memang covid itu direkayasa selama ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pasar malam tersebut telah dievaluasi. Satgas Covid-19 Bantaeng pun mengkritisi penyelenggara pasar malam, utamanya dalam hal penerapan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Lakpesdam NU Bantaeng Dorong Santri Melek Digital

Saat itu, penyelenggara menyebut bahwa pihaknya senantiasa melakukan imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Hanya saja, penyelenggara menyalahkan pengunjung karena masih saja membandel.

“Segala sesuatu mulai dari hari pertama kami tetap konsisten untuk menyampaikan lewat pengeras suara agar memakai masker. Karakter pengunjung sangat-sangat luar biasa, contoh begitu ada prokes dia lihat maka dia pakai masker, ketika prokes sudah jauh tidak lagi dihiraukan,” ujar Ruhaedi dalam keterangan resmi yang diterima usai melakukan rapat evaluasi bersama satgas Covid-19 Bantaeng beberapa pekan lalu.

Editor :

Berita Terkait

Melalui upaya Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Bantaeng Buka Rakor HLM TPID 2024
Kapolres Bantaeng Jenguk Personil yang Dirawat di Rumah Sakit
Kapolres Bantaeng Ajak Insan Pers Jaga ‘Kesejukan’ Pemberitaan Jelang Pemilu
Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024
Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini
Jelang Minggu Tenang, KPU-Bawaslu Beri Peringatan Berikut Ini
Drs. Satuhang Dg. Se’re Caleg Partai Ummat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya
SDY Kampanyekan Pemilu Damai di Bateballa Bantaeng

Berita Terkait

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:04 WIB

Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024

Jumat, 2 Februari 2024 - 11:13 WIB

Drs. Satuhang Dg. Se’re Caleg Partai Ummat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Kamis, 1 Februari 2024 - 18:31 WIB

SDY Kampanyekan Pemilu Damai di Bateballa Bantaeng

Sabtu, 27 Januari 2024 - 07:33 WIB

Putri Dakka Tak Datang Menjadi Caleg Janji Mu Taroe

Jumat, 26 Januari 2024 - 12:55 WIB

Tokoh Masyarakat Desa Kayuloe Bantaeng, Ajak Warga Dukung SDY

Senin, 22 Januari 2024 - 17:00 WIB

Optimis Golkar Menang di Pangkep, HMS : Kami Intens Kerja-kerja Sosial

Senin, 22 Januari 2024 - 14:07 WIB

Tak Mau Kesusu soal Pilkada, Andi Ugi : Beri Ruang Bagi yang Lebih Muda

Minggu, 21 Januari 2024 - 16:15 WIB

PPP Optimis Lolos Ambang Batas, Andi Ugi : Kita Selalu Bisa Lewati

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kapolres Bantaeng Jenguk Personil yang Dirawat di Rumah Sakit

Sabtu, 17 Feb 2024 - 15:46 WIB

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Neo's Daily

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Minggu, 11 Feb 2024 - 11:48 WIB