Dampak Pandemi, OJK Restrukturisasi Hutang Apindo - REDAKSI BARU amp-fx-flying-carpet

Dampak Pandemi, OJK Restrukturisasi Hutang Apindo

Reporter :

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Apindo, Hariadi B Sukamdani (sumber: apindo.or.id)

Ketua Umum Apindo, Hariadi B Sukamdani (sumber: apindo.or.id)

Advertisements

Senggigi – Salah satu dampak dari pandemi menyebabkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan restrukturisasi hutang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Diketahui sebagian besar anggota Apindo babak belur karena tanpa aktivitas selama masa Corona. Ratusan anggota Apindo terdampak, menyisakan hutang hingga lebih dari 780 triliun rupiah.

OJK melakukan restrukturisasi hutang Apindo hingga tahun 2023 mendatang.

Meski kini sejumlah perusahaan beranjak pulih, namun kondisi mereka terlanjur terbelit utang piutang. Ketua Umum Apindo, Hariadi B Sukamdani saat menghadiri acara Musyawarah Provinsi-III Apindo NTB, belum lama ini di Senggigi-Lombok Barat mengatakan sudah mengajukan keringanan membayar hutang ke OJK .

“OJK sudah setuju memberikan keringanan atau restrukturisasi hutang hingga tahun 2023. Data terakhir yang saya tahu mencapai Rp. 780 triliun. Sampai sekarang mungkin sudah lebih lagi,” katanya.

BACA JUGA:  Things to Look For in a Financial Trading Platform Environment

Pengurus pusat Apindo, kini berusaha menyelamatkan perusahaan-perusahaan yang terancam pailit. Langkah yang ditempuh Apindo selain meminta restrukturisasi hutang adalah mengusulkan moratorium Undang-undang nomer 37/ tahun 2004 tentang kepailitan dan penundaan pembayaran (restrukturisasi) hutang. Hariadi, optimis dengan membaiknya kondisi Indonesia kini, peluang pengusaha bangkit lagi masih terbuka lebar.

BACA JUGA:  Strategi Kominfo Cegah Pelanggaran Fintech

“Kami juga mendorong per-bank-an mengucurkan modal kerja. Setelah lebih dari satu setengah tahun diterpa pandemi, mungkin uangnya sudah habis ya. Setelah kondisi melandai, mereka butuh modal kerja. Sekarang kan sudah melandai, banyak perusahaan masih punya prospek sehat,” imbuh Hariadi memberi pandangan.

“Banyak fraud tindakan tidak baik mempailitkan perusahan yang masih punya prospek sehat,” tambahnya. []

Editor :

Berita Terkait

Tahun Baru Segera Tiba, Sequis Ajak Buat Resolusi!
NRL Kosmetik Luncurkan Produk Baru! Kandungan Retinol untuk Kulit Berkualitas
26 Item Kosmetik NRL Resmi Terdaftar BPOM, Owner Beberkan Kisah Perjalanannya
Luhut Sebut Pemerintah Temukan Sumber Litium di Indonesia
Dedikasi Huadi Group Hingga Utus Karyawan Ikut Pelatihan Khusus di China
Semarak PHS BRI Kanca Bantaeng; Selamat! Nasabah Kanca Bantaeng Bawa Pulang Mobil Xenia
Latih UMKM Pengolah Hasil Laut, Ilham Azikin: Komitmen Sejahterakan Masyarakat Bantaeng
Semarak PHS Semester II di BRI Kanca Bantaeng, Nasabah Unit Banyorang Dapat Xenia
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:04 WIB

Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024

Jumat, 2 Februari 2024 - 11:13 WIB

Drs. Satuhang Dg. Se’re Caleg Partai Ummat Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Kamis, 1 Februari 2024 - 18:31 WIB

SDY Kampanyekan Pemilu Damai di Bateballa Bantaeng

Sabtu, 27 Januari 2024 - 07:33 WIB

Putri Dakka Tak Datang Menjadi Caleg Janji Mu Taroe

Jumat, 26 Januari 2024 - 12:55 WIB

Tokoh Masyarakat Desa Kayuloe Bantaeng, Ajak Warga Dukung SDY

Senin, 22 Januari 2024 - 17:00 WIB

Optimis Golkar Menang di Pangkep, HMS : Kami Intens Kerja-kerja Sosial

Senin, 22 Januari 2024 - 14:07 WIB

Tak Mau Kesusu soal Pilkada, Andi Ugi : Beri Ruang Bagi yang Lebih Muda

Minggu, 21 Januari 2024 - 16:15 WIB

PPP Optimis Lolos Ambang Batas, Andi Ugi : Kita Selalu Bisa Lewati

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kapolres Bantaeng Jenguk Personil yang Dirawat di Rumah Sakit

Sabtu, 17 Feb 2024 - 15:46 WIB

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Neo's Daily

Bawaslu Bantaeng Sapu Bersih Baliho Kampanye Mulai Hari ini

Minggu, 11 Feb 2024 - 11:48 WIB