Kesaksian Bendahara Masjid soal Dana Pembangunan - REDAKSI BARU amp-fx-flying-carpet

Kesaksian Bendahara Masjid soal Dana Pembangunan

Reporter :

Rabu, 6 Oktober 2021 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang lanjutan Gubernur Sulsel non aktif, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (6/10/2021).

Sidang lanjutan Gubernur Sulsel non aktif, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (6/10/2021).

Advertisements

Makassar – Panitia pembangunan masjid di Kawasan Pucak Maros turut dihadirkan sebagai saksi persidangan lanjutan Gubernur Sulsel non aktif, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (6/10/2021).

Bendahara Masjid, Aminuddin alias Yamang mengungkap fakta terkait aliran dana yang masuk ke rekening panitia masjid. Totalnya kurang lebih senilai Rp1,101 miliar.

Seperti yang diketahui dari beberapa persidangan sebelumnya, selain dana dari pribadi NA, ada juga bantuan CSR dari Bank Sulselbar. Ditambah beberapa donatur dari perusahaan yang menyumbang untuk pembangunan masjid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, semua dana masuk di rekening panitia. Kurang lebih Rp1,101 miliar tergunakan semua dan tercatat. Ada yang untuk beli bahan bangunan sama kasi upah atau gaji tukang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Begini Nasib Pelaku Pelecahan Seksual di Arab Saudi

Secara rinci, mantan kepala dusun desa Arra ini mengutarakan, sumber dananya berasal dari dana CSR Bank Sulselbar yang terlebih dahulu telah diajukan proposal. Di luar itu, ia juga membuat sebanyak lima proposal tambahan untuk diserahkan ke Wandi.

“Saya datang langsung membawa proposal ke Bank Sulselbar dan alhamdulillah kami mendapat sekitar Rp300-400 juta,” sebutnya.

“Ada juga 5 proposal yang saya serahkan ke Pak Wandi. Terserah dia mau ajukan ke siapa yang jelas bisa bantu pembangunan masjid. Dan alhamdulillah ada juga dana yang masuk di rekening, disampaikan oleh Pak Wandi kepada saya,” tambahnya.

Wandi adalah tukang taman dari BSD Tangerang Selatan. Didatangkan langsung oleh NA ke Makassar untuk mengurus lahan NA di kawasan Pucak Maros.

BACA JUGA:  Diduga Frustasi Terlilit Utang Pinjol, Ibu di Jateng Tewas Bunuh Diri

Saat itu, Wandi juga bertindak sebagai arsitek masjid pucak dan mengawasi jalannya pembangunan.

“Iyaa Pak Wandi banyak urus pembangunan karena jujur saja kami masyarakat awam tidak paham, hanya bantu pantau kualitas pekerjaan saja. Tapi kami juga bentuk panitia yang secara sah di pemerintahan desa. Ada ketua, bendahara, dan lainnya,” bebernya.

Saksi lain, Ketua Pembangunan Masjid, Suardi dg Najong menambahkan, bahwa dirinya pernah dua kali bertemu dengan Nurdin Abdullah. Pada saat itu, NA sedang memantau progres pembangunan masjid.

“Pak NA bilang silahkan bangun masjid, percayakan sama saya. Kami senang, masyarakat memang ada keinginan agar ada masjid. Sekarang sudah dibangun,” ucapnya.

Di akhir persidangan, Nurdin Abdullah menjelaskan bahwa ia pernah meminta Ketua Panitia Masjid, Suardi Dg Nojeng untuk membangun masjid.

BACA JUGA:  Wali Kota Makassar Naik Grab ke Rakernis

“Waktu itu saya katakan silahkan bangun masjidnya. Tapi saya tidak pernah bilang percayakan sama saya,” tegas NA.

Ia juga menjelaskan, bahwa Wandi adalah tukang taman yang ia percaya. Menurut NA, Wandi sangat terampil dan sudah digunakam jasanya sejak di Bantaeng.

“Dia (Wandi) mengajari masyarakat di Pucak Maros, dia mengedukasi. Dan dia adalah arsitek, dia buat gambar masjid,” tutupnya.

Sekadar diketahui, dalam persidangan NA, JPU KPK menghadirkan tiga saksi yakni Aminuddin, Suardi Dg Nojeng, dan Abdul Samad (secara virtual).

Editor :

Berita Terkait

Potensial! Warga Bantaeng Minta Jabal – Ismail Maju di Pilkada Bantaeng
Pj. Bupati Bantaeng Sholat ied Bersama Masyarakat
Di Tiga Lokasi, Pj. Bupati Bantaeng Pantau Pos PAM OPS Ketupat
Dukung Aksesibilitas Arus Mudik Lancar, PUPR Bantaeng Lakukan Langkah Ini
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pj. Bupati Bantaeng Pantau Pos PAM OPS Ketupat
Huadi Group Fasilitasi Hadiah Lomba Festival Ramadhan di Desa Borongloe
Kwarcab Pramuka Bantaeng Respon Keputusan Menteri Nadiem
Polres Bantaeng Siapkan 3 Pos Pengamanan Jelang Mudik

Berita Terkait

Rabu, 10 April 2024 - 15:07 WIB

Pj. Bupati Bantaeng Sholat ied Bersama Masyarakat

Rabu, 3 April 2024 - 14:39 WIB

PJ Bupati Hadiri Apel Gelar Pasukan Polres Bantaeng 

Selasa, 2 April 2024 - 11:43 WIB

Pj. Bupati Bantaeng Hadiri FGD dan Buka Puasa Bersama di Jakarta

Sabtu, 30 Maret 2024 - 14:00 WIB

KPU Bantaeng Gelar Doa Bersama Yatim Piatu di Pondok Pesantren DDI Mattoanging

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:49 WIB

Pemerintah Kabupaten Bantaeng Peringati Malam Nuzulul Qur’an 1445 Hijriyah

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:41 WIB

Buka Puasa Bersama, Pj. Bupati Bantaeng Harap Saling Dukung Kemajuan Daerah

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:15 WIB

Jelang Pilkada Serentak Tahun 2024, Pemkab Bantaeng Ikuti Rakor Bersama Kemendagri

Selasa, 26 Maret 2024 - 12:01 WIB

Pastikan Karyawan Sehat, Huadi Group Gelar Skrining Kesehatan DM

Berita Terbaru

Neo's Daily

Pj. Bupati Bantaeng Sholat ied Bersama Masyarakat

Rabu, 10 Apr 2024 - 15:07 WIB

Neo's Daily

Di Tiga Lokasi, Pj. Bupati Bantaeng Pantau Pos PAM OPS Ketupat

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:16 WIB

Artis

BREAKING NEWS: Komika Babe Cabita Meninggal Dunia

Selasa, 9 Apr 2024 - 10:03 WIB